Ketika Semakin Berpengalaman,
Mengapa Menjadi Leader Justru Terasa Lebih Berat?
Leadership di level yang lebih tinggi bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi tentang membantu tim berkembang dan organisasi terus bergerak maju.
SEBUAH CERITA
Seorang senior manager di perusahaan manufaktur baru saja mendapatkan tanggung jawab lebih besar: memimpin beberapa team leader dari berbagai area.
Namun yang terjadi justru leader merasa bebannya lebih berat. Setiap team leader memiliki cara pandang dan prioritas yang berbeda. Diskusi menjadi panjang, dan saat keputusan cepat dibutuhkan, semua kembali ke meja kerja sang leader.
” Pada akhirnya saya yang harus mengambil keputusan supaya produksi tidak terhambat. Waktu saya habis untuk menyelesaikan masalah dan memberikan keputusan akhir.”
APA YANG SEBENARNYA BERUBAH
Saat memimpin tim yang lebih besar, tantangannya bukan lagi memastikan pekerjaan selesai. Anda harus:
Menyelaraskan berbagai sudut pandang
Membantu tim mengambil keputusan yang lebih baik
Menjaga organisasi tetap bergerak tanpa semua hal berhenti di meja Anda
Perubahan peran ini sering terjadi lebih cepat daripada perubahan cara kita memimpin
SEBUAH PENGINGAT
Michael Bungay Stainier dalam The Coaching Habit mengatakan kebiasaan selalu memberikan jawaban membuat tim semakin bergantung pada kita.
” Niat kita membantu mempercepat pekerjaan dan memastikan kualitas. Namun tanpa disadari, jawaban yang kita berikan justru membuat tim tidak terbiasa berpikir sendiri.”
SEBELUM MEMBERI JAWABAN, COBA BERTANYA
Ketika anggota tim datang membawa masalah, tahan keinginan untuk langsung memberikan jawaban
Menurut Anda, apa yang sebenarnya terjadi?
Pilihan apa saja yang sudah Anda pertimbangkan?
Kalau Anda yang harus memutuskan, apa yang akan Anda lakukan?
SEBUAH REFLEKSI
Semakin tinggi peran kita, ukuran keberhasilan bukan lagi seberapa banyak masalah yang bisa kita selesaikan sendiri.
” Melainkan seberapa banyak orang yang mampu berkembang, mengambil keputusan, dan bergerak tanpa harus selalu menunggu kita.
Dan disitulah makna kepemimpinan yang sesungguhnya.”
Mari Melanjutkan Percakapan
Setiap organisasi , setiap tim, dan setiap leader memiliki konteks yang berbeda. Percakapan yang baik selalu dimulai dengan memahami situasi terlebih dahulu sebelum berbicara tentang solusi
Pertanyaan untuk direnungkan minggu ini:
Sebagai leader, pekerjaan apa yang masih saya pegang, padahal mungkin sudah saatnya saya bantu orang lain untuk mampu melakukannya sendiri?